PAREPARE – Nama Islamul Haq kian menguat dalam dinamika pemilihan Rektor IAIN Parepare tahun ini. Sebagai Direktur Pascasarjana, Islamul Haq mencatatkan jejak kepemimpinan yang tidak hanya progresif, tetapi juga historis. Ia digadang-gadang menjadi bakal calon rektor termuda, sebuah tonggak baru dalam lanskap kepemimpinan perguruan tinggi Islam di Indonesia.
Rekam Jejak Kepemimpinan yang Terukur
Prestasi Islamul Haq di Pascasarjana IAIN Parepare dinilai nyata dan terukur. Di bawah kepemimpinannya, Pascasarjana mengalami akselerasi reputasi akademik melalui beragam terobosan strategis yang berdampak langsung pada kualitas kelembagaan. Dua program studi berhasil meraih predikat “Unggul”, capaian yang menegaskan konsistensi mutu akademik, tata kelola, dan daya saing nasional.
Tak berhenti pada penguatan internal, Islamul Haq mendorong internasionalisasi kampus melalui kolaborasi lintas negara, seminar internasional, joint research, dan jejaring akademik global. Langkah ini membawa Pascasarjana IAIN Parepare semakin dikenal, tidak hanya di Sulawesi Selatan, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional.
Menoreh Sejarah di Usia Muda
Dalam catatan kepemimpinan akademik Indonesia, Islamul Haq telah menciptakan preseden: Direktur Pascasarjana termuda di Indonesia. Kini, ia berpeluang kembali mencetak sejarah sebagai Rektor termuda. Usia muda dalam kepemimpinannya bukan sekadar simbol, melainkan energi perubahan—menggabungkan ketegasan visi, kelincahan adaptasi, dan keberanian inovasi.
Visi Akademik: Integratif, Global, dan Berdampak
Dikenal sebagai akademisi yang komunikatif dan kolaboratif, Islamul Haq mempraktikkan kepemimpinan berbasis data dan capaian. Ia menekankan integrasi keilmuan, penguatan riset berdampak, tata kelola transparan, serta pengembangan SDM dosen dan mahasiswa. Visi ini selaras dengan tuntutan global pendidikan tinggi: unggul secara akademik, relevan secara sosial, dan kompetitif secara internasional.
Harapan Baru untuk IAIN Parepare
Pencalonan Islamul Haq sebagai Rektor IAIN Parepare dipandang banyak kalangan sebagai angin segar regenerasi kepemimpinan. Dengan rekam jejak prestasi, jejaring luas, dan pengalaman memimpin institusi strategis, ia hadir membawa harapan baru bagi akselerasi mutu, reputasi, dan daya saing kampus.
Islamul Haq bukan sekadar figur muda dalam kontestasi kepemimpinan, ia adalah representasi masa depan perguruan tinggi Islam Indonesia: unggul, adaptif, dan berorientasi global. (HH/MG)


