• Kayu Putih II, Jakarta Timur
  • 0813-1913-0107
  • Jurnalrealitas.com
  • 8 May 2021
0 Comments 58

JURNALREALITAS.COM, SIMALUNGUN – Seperti dalam pepatah “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya”. Kiranya demikian jugalah seharusnya dengan bangsa Indonesia. Bangsa Indonesaia akan menjadi bangsa yang besar jika menghargai sepenuhnya jasa-jasa para pahlawannya.

Karena kemerdekaan yang kini dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia tentu saja tidak dapat dipisahkan dari jasa dan pengorbanan para pahlawan yang sudah gugur di medan perang demi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Dan untuk menghargai jasa para pahlawan, pemerintah memberikan gelar kepahlawanan kepada setiap para pejuang yang jasanya dinilai besar untuk kemerdekaan Indonesia.

Foto : Makam Raja Raya Tn. Rondahaim Saragih Garingging
Foto : Makam Raja Raya Tn. Rondahaim Saragih Garingging

Banyak pahlawan ternama yang namanya cukup mudah diingat karena dijadikan patung, atau nama jalan-jalan protokol disetiap kota, namun tak sedikit pula dari para pahlawan yang namanya dilupakan dikarenakan tak tercatat dalam sejarah nasional bangsa indonesia.

Contohnya saja seorang pejuang dari tanah Simalungun. Ia adalah Raja Raya Tn. Rondahaim Saragih Garingging, seorang raja yang juga seorang pejuang tangguh yang sangat gigih semasa hidupnya. Namun kepahlawanannya seakan terlupakan dan jasa-jasanya kurang dihargai oleh bangsa Indonesia, karena hingga saat ini Ia hanya diberi penghargaan sebagai seorang tokoh.

Raja Raya Tn. Rondahaim Saragih Garingging dulunya adalah seorang raja yang mampu mempersatukan seluruh raja-raja simalungun dalam satu kesatuan untuk tidak menerima belanda di tanah simalungun hingga akhir hayatnya. Perjuangan fisik beliau dalam menentang penjajah belanda sangat jelas dan gagah berani sehingga beliau diberi julukan Napoleon Von Batak oleh belanda.

Adapun penghargaan yang diterima oleh Raja Raya Tn. Rondahaim Saragih Garingging adalah penghargaan sebagai salahsatu tokoh yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera utara. Dan bentuk penghargaan lainnya atas perjuangannya adalah adanya pengakuan dari sekretaris militer RI dan presiden RI semasa pemerintahan B.J. Habibie.

Namun jika mengingat semua jasa-jasanya sudah sepantasnya Raja Raya Tuan Rondahaim beserta beberapa tokoh-tokoh simalungun lainnya seperti Salain Saragih dan Torangan Damanik layak diangkat menjadi pahlawan Nasional. Seperti diketahui dalam sejarah perjuangan di tanah simalungun, Salain Saragih adalah pejuang yang menghancurkan benteng belanda di Balige dan Torangan Damanik adalah tokoh yang berjuang menghancurkan kebun tembakau deli milik belanda dari mulai sei rampah sampai tanjung morawa sumatera utara. (Mbps)

Tinggalkan Balasan