• Kayu Putih II, Jakarta Timur
  • 0813-1913-0107
  • Jurnalrealitas.com
  • 6 May 2021
0 Comments 46

JURNALREALITAS.COM, JAKARTA – Huforia warga DKI Jakarta, khususnya di sekitar Bundaran HI (Hotel Indonesia) meluapkan kegembiraan setelah menyaksikan melalui layar kaca televisi mereka asik menceburkan diri ke kolam Bundaran HI Jakarta Pusat pada Minggu malam (25-04-2021)

Jalannya pertandingan Piala Menpora 2021 antara Persija Jakarta dan Persib Bandung :

Persib Bandung berusaha menguasai bola sejak awal pertandingan. Mereka mencoba mencetak gol cepat untuk mengejar defisit 0-2 pada leg pertama. Namun, pertahanan rapat yang dibangun Persija Jakarta membuat Persib kesulitan untuk mengkreasikan peluang.

Justru, Persija yang lebih banyak menunggu bola di belakang, namun tetap berbahaya disaat melakukan serangan balik.

Bomber Persija Taufik Hidayat berdiri cukup bebas di area sepertiga akhir pertahanan Persib. Dia nyaris saja membuat gawang Persib kebobolan pada menit kedelapan.

Taufik menerima umpan fast break dari belakang, tetapi kontrolnya tak sempurna, sehingga bola bisa disergap kiper Persib, I Made Wirawan.

Selama 15 menit pertama, Persib masih kesulitan membongkar pertahanan Persija. Mereka sama sekali belum melepaskan tembakan kearah gawang lawan.

Wander Luiz dan Ezra Walian yang diturunkan menjadi ujung tombak, masih terisolasi. Belum ada umpan-umpan matang menuju mereka.

Saat berusaha mengejar ketertinggalan, Persib justru kehilangan satu pemain pada menit ke-22 menyusul kartu kuning kedua yang diterima Bayu Fiqri karena melanggar Marco Motta. Bayu Fiqri sebelumnya sudah diganjar kartu kuning pada awal babak pertama, karena menjegal Marco Motta.

Baca juga :

Persija Jakarta Jadi Juara Piala Menpora RI 2021, Unggul 4-1 Lawan Persib Bandung


Bermain dengan 10 orang, Persib makin kesulitan. Permainan mereka tidak berkembang dan malah terbawa ritme Persija.

Pada menit ke-36, Persib selamat dari kebobolan ketika Taufik Hidayat gagal melakukan penyelesaian akhir di depan mulut gawang setelah memanfaatkan umpan silang mendatar Rohit Chand.

Tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum. Laga Persib vs Persija berakhir 0-0 pada babak pertama.

Memasuki babak kedua, Persib memasukkan Ferdinand Sinaga untuk menambah daya gedor. Ferdinand masuk untuk menggantikan Wander Luiz yang “mati kutu” pada paruh pertama. Bukannya mencetak gol, Persib malah harus menerima kenyataan gawang mereka dibobol oleh Osvaldo Haay pada menit ke-51.

Setelah menerima umpan akrobatik Riko Simanjuntak, Osvaldo yang berdiri tak terkawal di kotak penalti Persib, langsung menembak bola ke gawang lawan dengan kaki kirinya. I Made Wirawan berusaha menjangkau, tetapi bola kiriman Osvaldo terlalu deras sehingga dia tidak memiliki waktu untuk mementahkannya.

Gol dari Osvaldo membuat Persija unggul 1-0 dan mengubah agregat menjadi 3-0 untuk pasukan ibu kota.

Unggul agregat mutlak membuat Persija lebih nyaman. Mereka lebih banyak melakukan ball possession dan memancing para pemain Persib keluar dari pertahanannya.

Sementara itu, Persib hanya bisa melancarkan serangan sporadis. Mereka mendapat peluang mencetak gol lewat situasi bola mati didepan kotak penalti Persija pada menit ke-68. Namun, eksekusi yang dilakukan Ferdinand Sinaga masih melambung tipis di atas gawang Persija kawalan Andritany Ardhiyasa.

Memasuki 15 menit akhir, Persib mulai meningkatkan intensitas serangan mereka dan cukup membuat pertahanan Persija kewalahan. Persib akhirnya mencetak gol pada menit ke-85 lewat sepakan bebas Ferdinand Sinaga dari sisi kiri pertahanan Persija. Gol Ferdinand Sinaga mengubah agregat menjadi 1-3, Persib masih tertinggal.

Namun, pada masa injury time, Persija kembali mencetak gol melalui sepakan Riko Simanjuntak (90+1′) yang sebelumnya memanfaatkan umpan Osvaldo Haay. Skor 2-1 untuk keunggulan Persija bertahan hingga akhir laga. Macan Kemayoran pun dipastikan menjadi juara Piala Menpora 2021. Mereka unggul 4-1 secara agregat atas Persib. (Riski)

Berikut Susunan pemain:

Persib Bandung (4-4-2): 78-I Made Wirawan; 4-Bayu Mohamad Fiqri, 16-Achmad Jufriyanto, 32-Victor Igbonefo, 12-Henhen Herdiana (22-Supardi 46′); 21-Frets Butuan (93-Erwin Ramdani 79′), 7-Beckham Putra (5-Farshad Noor 79′), 11-Dedi Kurniawan, 10-Esteban Vizcarra (3-Ardi Idrus 25′); 30-Ezra Walian, 9-Wander Luiz (6-Ferdinand Sinaga 46′)

Cadangan: 14-Teja Paku Alam, 3-Ardi Idrus, 31-Kakang Rudianto, 66-Mario Jardel, 22-Supardi, 93-Erwin Ramdani, 5-Farshad Noor, 27-Zalnando, 23-Agung Mulyadi, 6-Ferdinand Sinaga

Pelatih: Robert Rene Alberts


Persija Jakarta (4-3-3): 26-Andritany Ardhiyasa; 47-Marco Motta; 4-Yann Motta, 5-Otavio Dutra; 16-Tony Sucipto (15-Muhammad Salman Alfarid 90+3′); 80-Braif Fatari (7-Ramdani Lestaluhu 75′), 10-Marc Klok, 32-Rohit Chand; 25-Riko Simanjuntak, 98-Taufik Hidayat (13-Alfriyanto Nico 90+2′), 46-Osvaldo Haay

Cadangan: 29-Adixi Lenzivio, 18-Yoewanto Setya Beni, 56-Maman Badurrahman, 15-Muhammad Salman Alfarid, 11-Novri Setiawan, 7-Ramdani Lestaluhu, 21-Sandi Sute, 13-Alfriyanto Nico, 94-Heru Susanto

Pelatih: Sudirman

Wasit dalam pertandingan ini : Agus Fauzan

Tinggalkan Balasan