• Kayu Putih II, Jakarta Timur
  • 0813-1913-0107
  • Jurnalrealitas.com
  • 8 May 2021
0 Comments 27

Jurnalrealitas.com Jakarta – Kasi Pidum Kejari Jaksel pun sampai sejauh ini belum mengetahui adanya kasus pencurian listrik yang terjadi dalam pengerjaan proyek di kantor Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan. Hal ini dikatakan oleh Agung selaku Kasi Pidum saat ditemui dikantornya Rabu, (10/10).

Agung berujar bahwa yang disampaikan oleh Kajari adalah benar, terkait kasus pencurian listrik tersebut pihaknya belum pernah menerima laporan.

“Apa yang telah disampaikan oleh Kajari adalah benar, karena memang sampai saat ini kami sama sekali belum pernah menerima laporan tentang pencurian listrik yang terjadi di Kecamatan Pancoran yang sampai merugikan PLN hingga Rp 350 Juta dan juga melibatkan pihak rekanan binaan Sudin Perumahan dan Gedung Pemda tersebut,” katanya.

Baca Juga :

Kejari Jaksel Belum Terima Laporan Terkait Pencurian Listrik Pengerjaan Proyek di Kantor Kecamatan Pancoran


Karena kasus ini ada unsur kriminalnya yaitu tentang pencurian listrik, maka tentu ini adalah kewenangan saya sebagai Kasi Pidum untuk menanganinya, oleh karena itu coba nanti akan saya cari tahu,’’ tutur agung kepada wartawan.

Dari investigasi yang dilakukan wartawan di Kantor Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan, ditemukan hasil pekerjaan dari rekanan binaan yang mengerjakan proyek tersebut hasilnya tidak maksimal. Pekerjaan dilakukan terkesan asal-asalan (asal jadi) bahkan terlihat amburadul.

Dari lantai 1 hingga lantai 4 kondisi tembok gedung terlihat retak-retak dibeberapa ruangan. Begitu pun dengan instalasi listrik yang belum terpasang pada tempat yang seharusnya, akibatnya banyak lampu penerangan yang belum menyala.

Belum lagi parahnya kondisi toilet di lantai 3 dan 4 yang bocor dan beberapa kran air tak berfungsi, bahkan tak mengelurkan air sama sekali.

Akibatnya, kondisi ini pun dikeluhkan oleh beberapa staf di Kecamatan Pancoran yang merasa tak nyaman.

Anehnya, terkait dengan permasalahan yang terjadi di kantornya ini, Camat pancoran Mukhlisin selaku pimpinan disana, sampai berita ini dimuat tak pernah dapat dimintai tanggapan darinya karena Ia selalu tidak pernah berada di kantornya. (AM)

Tinggalkan Balasan