JAKARTA – PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) semakin agresif memperluas portofolio bisnis hospitality nasional. Menjelang akhir 2026, grup perhotelan yang dipimpin Donny Pur tersebut bersiap meluncurkan tiga properti baru secara serentak melalui brand anyar The Premier.
Ketiga properti tersebut adalah The Premier Menteng, The Premier Blok M, dan The Premier Sentul, yang dijadwalkan mulai diperkenalkan pada triwulan terakhir 2026.
Rencana ekspansi tersebut disampaikan Presiden Direktur & CEO PHI Group, Donny Pur, di sela-sela peninjauan proyek The Premier Menteng di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Donny didampingi Presiden Komisaris PHI Group Made Hariyantha serta jajaran manajemen perusahaan.
“Melalui anak usaha kami, PT Sarana Pembangunan Jakarta, pada triwulan terakhir 2026 PHI Group akan meluncurkan tiga properti baru, yakni The Premier Menteng, The Premier Blok M, dan Luxury Resort The Premier Sentul,” ujar Donny.
Menurutnya, The Premier Menteng dan The Premier Blok M akan diposisikan sebagai hotel bisnis kelas bintang tiga plus yang menyasar kebutuhan akomodasi perkotaan dengan lokasi strategis di pusat aktivitas Jakarta.
Sementara itu, The Premier Sentul akan membawa karakter yang berbeda. Properti tersebut dikembangkan sebagai luxury resort dengan konsep vila mewah di kawasan perbukitan Sentul.
“The Premier Sentul kami arahkan ke segmen luxury. Konsepnya vila eksklusif dengan private jacuzzi, infinity pool, serta fasilitas dan standar pelayanan premium. Jadi, meskipun berada dalam satu ekosistem brand The Premier, masing-masing properti memiliki positioning yang berbeda,” jelas Donny.
The Premier Jadi Mesin Pertumbuhan Baru PHI Group
Peluncuran tiga properti sekaligus juga akan menjadi momentum bagi PHI Group untuk memperkenalkan The Premier sebagai brand baru dalam portofolio bisnis hospitality perusahaan.
Brand tersebut ke depan tidak hanya akan digunakan untuk tiga proyek awal, tetapi juga dipersiapkan menjadi salah satu payung pengembangan sejumlah properti baru PHI Group.
Donny mengungkapkan, Kami berharap ekspansi ini akan menambah portofolio PHI Group, khususnya di segmen business hotel sekaligus luxury hospitality. Masih banyak pekerjaan rumah korporasi yang kami targetkan selesai tahun ini.
“Khusus the Premier Menteng akan kami mulai operasikan di akhir september ini. Pada saat bersamaan, kami juga mulai mengeksplorasi dan mengoptimalkan bank aset yang selama ini belum tergarap secara maksimal,” imbuhnya.
PHI Group dalam beberapa tahun terakhir memang dikenal aktif menjajaki berbagai peluang investasi dan pengembangan aset di sektor hotel, resort, leisure dan destinasi wisata.
Presiden Komisaris PHI Group, Made Hariyantha, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat fundamental bisnis hospitality di tengah kompetisi industri yang semakin ketat.
“Investasi kami di berbagai proyek perhotelan dilakukan melalui berbagai model, mulai dari akuisisi atau jual beli putus, kolaborasi, pengelolaan hingga menjadi investor pasif. Ini merupakan bukti keseriusan PHI Group dalam menggarap industri hospitality Indonesia yang peluangnya masih sangat besar, namun sekaligus memiliki tantangan yang semakin kompleks,” ujar Made.
Bali Utara Masuk Radar Ekspansi 2027
Ekspansi PHI Group tidak berhenti pada tiga properti The Premier. Memasuki 2027, perusahaan juga bersiap kembali memacu pengembangan proyek luxury hospitality di Bali Utara yang sebelumnya sempat tertunda.
Proyek tersebut disiapkan sebagai salah satu pengembangan premium PHI Group dengan konsep yang menyasar pasar wisatawan kelas atas dan VVIP.
Menurut Donny, korporasi saat ini tengah mematangkan strategi lanjutan proyek tersebut, termasuk penjajakan dan kerja sama dengan mitra strategis dari luar negeri.
“Korporasi sedang menyusun strategi lanjutan untuk proyek Bali. Kami telah mendapatkan partner strategis dari luar negeri dan masuknya partner tersebut diharapkan dapat mempercepat kelanjutan pengembangan proyek,” ungkapnya.
PHI Group merancang proyek tersebut dengan konsep ultra-luxury resort yang rencananya terdiri atas sekitar 45 vila mewah, dilengkapi private jacuzzi dan fasilitas berstandar hotel bintang lima plus.
Tak berhenti di sana, Donny mengatakan bahwa PHI Group juga menyiapkan diferensiasi layanan untuk membidik segmen VVIP.
“Konsep yang kami siapkan bukan sekadar menjual kamar atau vila, tetapi sebuah experience. Kami merancang layanan premium mulai dari opsi transfer helikopter dari Bandara Ngurah Rai, kendaraan sportscar dan limousine untuk kebutuhan tamu, hingga layanan personal butler 24 jam,” kata Donny.
Konsep tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari upaya PHI Group membangun produk hospitality yang memiliki diferensiasi kuat dan tidak semata-mata bersaing melalui harga kamar.
Dari Business Hotel hingga Ultra-Luxury Resort
Dengan portofolio yang mencakup hotel, resort dan destinasi wisata di sejumlah wilayah Indonesia, PHI Group kini tengah berupaya membangun ekosistem hospitality yang lebih terintegrasi.
Kehadiran brand The Premier menjadi salah satu bagian penting strategi tersebut. Pada satu sisi, The Premier Menteng dan The Premier Blok M diarahkan menangkap pasar business traveller dan urban hospitality
Dan pada sisi lain, Sentul dan rencana pengembangan Bali Utara akan memperkuat kaki PHI Group pada segmen premium dan luxury hospitality.
Donny Pur sosok pengusaha hotel enerjik yang merupakan alumnus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, saat ini tercatat sebagai mahasiswa S3 manajemen syariah STEBI Lampung, juga dikenal aktif di sejumlah organisasi dan komunitas.
Salah satunya Donny sebagai Presiden FreeFlow Indonesia, komunitas penggemar supercar dan sportscar yang menaungi pemilik serta enthusiast berbagai merk seperti Ferrari, Lamborghini, Aston Martin, McLaren, Porsche hingga Mustang. (AMH/Megy)



Comment