• Kayu Putih II, Jakarta Timur
  • 0813-1913-0107
  • Jurnalrealitas.com
  • 8 May 2021
0 Comments 17

JURNALREALITAS.COM, SEI SILAU – PTPN III Sei Silau bersama seluruh staff dan karyawan adakan sosialisasi terhadap para peternak lembu dan sapi yang ada di areal perkebunan PTPN III Sei Silau, Jumat (25/1) silam. Sosialisasi ini terkait dengan larangan PTPN kepada setiap warga khususnya yang memiliki ternak lembu maupun sapi agar jangan lagi melepaskan ternaknya ke areal perkebunan PTPN III Sei Silau.

Menurut manager PTPN III Sei Silau Muhamad Nuh, SP, keberadaan lembu maupun sapi yang bebas berkeliaran di areal Perkebunan PTPN III sangatlah merugikan pihak perkebunan. Oleh karena itu, pihak Perkebunan PTPN III Sei Silau menghimbau agar para warga yang memiliki lembu ataupun sapi supaya ditertibkan dengan cara membuatkan kandang bagi hewan peliharaan tersebut. Muhammad Nuh juga menyampaikan, sebagai rasa peduli mereka kepada masyarakat setempat maka pihak PTPN III Sei Silau akan menghibahkan tanah seluas 10 Ha, untuk dijadikan sebagai areal kandang peternakan bagi seluruh pemilik ternak, nantinya setiap kandang per satu ekor ternak diberi ukuran 3×3 meter dan kandang tersebut disediakan oleh pihak PTPN III untuk dihibahkan (tanpa dipungut biaya) terhadap pemilik ternak.

Selain itu, manager PTPN III juga menjelaskan bahwa, persediaan makanan untuk ternak akan disediakan oleh pihak PTPN III, makanan ternak tersebut berupa rumput kingres yang memang sudah ditanam oleh PTPN III diareal seluas 8-15 Ha. Para peternak juga tidak perlu lagi kesulitan menjaga dan merawat ternak, karena PTPN III akan menyediakan karyawan khusus untuk menjaga ternak-ternak yang sudah dikandangkan tersebut, selain penjaga PTPN III juga akan menyediakan Manager/Dokter hewan khusus menangani ternak-ternak yang sudah dikandangkan.

Semua fasilitas untuk peternakan yang disediakan oleh PTPN III Sei Silau diberikan secara Cuma-Cuma tanpa adanya pungutan, namun setidaknya dengan keberadaan kandang sapi dan lembu tersebut maka PTPN III paling tidak dapat memanfaatkan kotoran dari hewan peliharaan ini dengan cara membelinya kepada para pemilik hewan dengan harga Rp.500,-/ kg. Dan perkebunan PTPN III juga akan menjamin bahwa hewan ternak yang akan dikandangkan nantinya akan aman dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti halnya pencurian, mati karena sakit. Namun apabila ternak yang sudah dikandangkan nantinya ada yang hilang maupun mati karena sakit, maka PTPN III akan mengganti rugi ternak tersebut dengan harga Rp.10 juta.

PTPN III juga bersedia membeli ternak-ternak peliharaan warga, apabila pemilik ternak ingin menjual ternaknya dengan harga pasaran (standart), selain itu pihak PTPN III juga akan membuat satu koperasi yang dapat memberi bantuan pinjaman kepada para peternak.

Terkait dengan sosialisasi ini, PTPN III melakukan sosialisasi serupa diseluruh wilayah perkebunan PTPN III yang ada di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Manager PTPN III yang langsung datang ke Afdeling III Pondok Bukit, Sei Silau Kab.Asahan. Penyampaian sosialisasi ternak ini dihadiri langsung oleh sejumlah Staff/Askep/APK dan Karyawan PTPN III, Camat Buntu Pane, Camat Setia Janji, Kades, Kapolsek Prapat Janji, Tokoh Agama, Pemuda, dan Masyarakat.

Dengan adanya sosialisasi ternak ini, pihak PTPN III berharap kedepannya tidak ada lagi ternak-ternak yang dilepas diareal perkebunan PTPN III yang mengakibatkan kerugian terhadap perkebunan.

(MB)

Tinggalkan Balasan