BARIKADE 98 DPW Jabodetabek Kecam Keras Cara yang Tidak Terpuji Untuk Menjatuhkan Kepemimpinan Presiden Jokowi – Amin

JURNALREALITAS.COM, JAKARTA – Langkah cerdas Erik Thohir alias ET memicu decak kagum. Dialah salah satu tipikal pembantu presiden/menteri yang tepat, jika merujuk keberhasilan beberapa program yg telah dilakukan di masa lalu, salah satunya penanganan pandemi covid-19 tegas, berakhlak, tanpa kompromi. Sesuai yg diharapkan, ET juga sering bikin geleng-geleng kepala to the point

ET telah mempersempit ruang gerak para mafia di BUMN dengan penyempurnaan yg sesuai dengan arahan pak presiden Joko Widodo, Kejujuran, keterbukaan, dan tiada utang budi adalah modal ET sehingga sanggup kerja keras dan tegas dalam bertindak. Kemampuannya memahami seluk beluk dunia Bisnis, membuatnya tidak ragu mengambil setiap kebijakan.

Pengalaman Erik Thohir dalam mengelola perusahaan swasta, klub sepak bola skala internasional dan berbagai jabatan di organisasi internasional turut membantunya paham seluk beluk kementrian yang di pimpinannya sekarang, ET dengan cepat bisa mengidentifikasi berbagai macam watak pimpinan di perusahaan BUMN baik, setengah baik, pura-pura baik, agak buruk, buruk, buruk sekali.

Semua itulah yang melatari mengapa ET berani mengambil jalan penuh risiko, karena sebagai pimpinan perusahaan dan beberapa bisnis yang dia kelola sudah membuatnya nyaman, tapi panggilan nurani dan kecintaan kepada bangsa negara lebih utama, kenapa penuh resioko, karena sebagai pembantu presiden pastilah menjadi sorotan politik dimana ada kelompok yg pastinya ada upaya untuk melemahkan kepemimpinan presiden yang kita cintai, dengan cara cara ya membuat isu isu kepada para menteri nya, salah satunya terkait dengan PCR

Maka dari itu BARIKADE 98 DPW JABODETABEK mengecam keras cara cara yang tidak terpuji, lebih cenderung tendensius, fitnah dan cara ini adalah usaha untuk menjatuhkan kepemimpinan presiden terpilih secara demokratis, presiden dan wakilnya yang kita cintai, bapak Jokowi dan kyai Ma’Ruf Amin.

Dalam kesempatan yang sama, Erick Thohir mengaku bahwa apa yang dilakukannya selama menjadi Menteri BUMN, hanya menjalankan tugas semata.

“Saya secara pribadi sebagai pembantu presiden siap diangkat siap dicopot, tetapi sudah seyogyanya sebagai pembantu beliau justru menjaga beliau, menjaga apa apa yang sudah menjadi visi beliau, karena beliau sudah menekankan menteri tidak punya visi, menteri hanya melaksanakan tugas,” ucap Erick. (Denny Pohan)