MANADO – Penggiat seni, seni dan budaya Asal Manado Femmy Mokosolang rencanakan program terjun langsung ke akar rumput peduli dengan anak-anak yang gagal dalam studi. Hal tersebut disampaikannya kepada Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr Victor Mailangkay beberapa waktu lalu
Menurut Penggiat Seni Femmy Mokosolang mengatakan kepada awak media pada Jumat (03-07-2026) bahwa Wakil Gubernur Sulawesi Utara tersebut sangat setuju soal program kami, dengan tujuan bagaimana membasmi soal kenakalan anak-anak muda
“Terkait Permasalahan anak-anak muda sekarang, kami arahkan mereka biar tidak berlarut-larut dalam dunia kehidupan mereka sehari-hari dengan tidak ada manfaat, tidak ada masa depan, tapi kita arahkan mereka punya masa depan dengan cara Bagaimana mereka mengerti soal masa depan mereka,” ujar Femmy saat berdialog dengan Wagub
“Ada cara yang kita harus arahkan mendidik mereka di suatu tempat adalah wadah contoh seperti rumah singgah, disitu banyak cara kita mendidik mereka biar menjadi anak yang berguna bagi masyarakat, biar mereka tidak minder dengan kehidupan mereka karena di jauhin masyarakat dengan kehidupan mereka seperti itu, karena saat ini banyak anak muda bisa membunuh orang lebih tua dari mereka akibat kehidupan mereka tidak ada yang arahin yang ada di jauhin iya, karena saat ini marak anak muda kumpul, mabok dengan Sajam, disitulah saya dengan tim mau bergerak di akar rumput untuk membina anak-anak muda,” ulas Femmy Mokosolang didampingi Tim Seni lainnya
Femmy juga menambahkan dengan cara mengikuti kita bersosial dengan cara bagaimana mereka melihat langsung dengan mata mereka sendiri ternyata hidup seperti itu tidak di puji masyarakat, disitu kita mencegah, membina mereka dengan cara kita, menampung mereka di satu wadah, banyak kegiatan yang harus kita arahkan ke mereka, dengan seni dan budaya, ada seni suara, prakarya, akting, teater, puisi teatrikal, dan lain-lain.
“Kami Memanusiakan manusia itulah tujuan kita. Pak Wagub waktu itu sudah berbicara dengan kami di telpon, dan beliau sangat senang dengan program kegiatan kami ini sampai bapak minta ketemu. Soal ini saya sudah beberapa kali ke kantor gubernur untuk ketemu bapak tapi belum sempat karena padat juga yang ketemu dengan bapak, semoga Torang bisa ketemu bapak dan berbincang soal program kita ini,” tutur Femmy Mokosolang yang juga inisiator Terbentuknya Sanggar Torang Bisa Sulut yang berlokasi di Perum Maumbi.
“Sebagian anak-anak sudah kita arahkan di bentuk tim untuk turun langsung ke akar rumput, tim sosial, dan seni budaya sudah saya dengan tim bentuk, anak muda sekarang kita kerahkan bagaimana bersosial, bergaul, berkumpul di satu wadah yang memberi mereka pendidikan dan budaya bermasyarakat menjadi satu panutan buat anak-anak yang gagal dalam kehidupan mereka untuk menjadi lebih baik lagi untuk ke depan menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa. Kita buat anak-anak muda sekarang menjadi patroli menjaga keamanan soal Sajam,” tutupnya. (FM/Megy)



Comment